Cara Penuaan pada Bonsai

Apa yang menjadi daya tarik dari sebuah bonsai ? jika hal ini yang ditanyakan maka tidak bisa lepas dari beberapa syarat dari bonsai. Syarat sebuah bonsai adalah ukurannya kerdil, bentuknya indah dan alami serta umur tanaman tua atau tampak seperti pohon yang sudah tua. Mengenai bentuk dan ukuran sudah kami bahas dalam artikel sebelumnya. Pada artikel saat ini adalah strategi membuat bonsai tampak tua atau membuat tanaman bonsai menjadi tampak lebih tua dari usia tumbuhan yang sebenarnya. Beberapa cara supaya bonsai tampak tua yaitu dengan :
  1. Memaksa / memperlakukan dahan dan ranting tumbuh mendatar atau sedikit menurun.
  2. Lebih menonjolkan pangkal akar supaya tampak tumbuhan tersebut memiliki akar yang menjalar di permukaan tanah.
  3. Memperbesar batang yaitu dengan cara memperlakukan pencekikan batang atau bisa juga dilakukan dengan menyatukan beberapa batang menjadi satu.
  4. Pemahatan batang yaitu dengan jin , shaki miri , uro atau saba miki.

Empat langkah penuaan tumbuhan atau membuat tumbuhan tampak tua seperti tersebut diatas akan kami bahas satu persatu dibawah ini.

1. Membuat Dahan dan Ranting tumbuh mendatar
Mari kita perhatikan sebuah pohon yang sudah berumur dan tua serta dengan ukuran yang besar di alam, dari pengamatan tersebut maka secara umum dahan dahan dan ranting pohon tumbuh mendatar dan agak menurun karena bobot dari dahan dan ranting yang berat. Sehingga dahan mendatar dan agak menurun merupakan salah satu ciri dari tumbuhan yang sudah tua, di sisi lain tumbuhan yang masih muda secara umum juga memiliki dahan dan ranting yang tumbuh agak miring ke atas dan beberapa hampir tegak.
Bonsai adalah meniru penampakan pohon tua tersebut, sehingga tanaman bonsai di perlakukan supaya dahan dan ranting bisa mendatar dan agak menurun dengan cara memberi lilitan kawat ( pengawatan ) atau bisa juga dengan menarik ke bawah dengan menggunakan tali pada dahan dan ranting.
Kawat yang digunakan bisa dari bahan tembaga atau aluminium dengan ukuran sepertiga dari besar cabang atau ranting yang akan diperlakukan dengan cara kawat tersebut dililitkan, kemudian cabang dibengkokkan ke bawah. Seiring dengan pertumbuhan dahan dan ranting kawat tersebut akan terbenam, maka segera lepas dan lihat perubahannya, jika masih belum sesuai dengan yang kita harapkan maka bisa dilakukan pengawatan sampai bentuk yang diinginkan tercapai. Untuk mengulangi pengawatan maka arah kawat harus berlawanan dengan arah sebelumnya, tujuannya supaya kulit batang tidak luka karena perlakuan lilitan kawat tersebut.

Cara yang lainnya adalah dengan mengikat ranting dengan tali. Ujung tali di ikat pada cabang atau ranting dan bagian ujung tali yang lainnya bisa diikat pada batang atau pot atau akar. Apabila cabang yang akan dibengkokkan terlalu besar maka anda bisa melukai bagian bawah cabang berbentuk huruf V terbalik barulah cabang tersebut dibengkokkan atau dililit kawat maupun diperlakukan dengan tali.

 

2. Menonjolkan Akar
Ciri lain dari pohon yang sudah tua adalah pangkal akar yang menonjol dan tampak kekokohan akar. Untuk mengurangi efek batang yang ditancapkan maka sebaiknya akar diangkat sedikit dengan mengikis tanah di sekitar pangkal batang.

3. Pencekikan Batang
Pencekikan batang (pangkal batang) bertujuan untuk memperbesar pangkal batang dengan melilitkan kawat tembaga pada pangkal batang yang akan diperbesar. Kawat dibiarkan sampai menggigit dan melukai kulit batang. Karena jalan untuk melewatkan makanan dari akar terhambat oleh lilitan kawat maka cadangan makanan akan tertumpuk pada pangkal batang dan akhirnya membesar. Luka bekas lilitan pada pangkal batang akan menambah ketuaan batang dengan struktur yang kasar. Pencekikan batang ini dilakukan untuk meniru tanaman yang tua dengan ciri batang yang besar di bagian pangkal dan mengecil pada bagian atasnya.

 

4. Penggabungan Batang
Siapkan lima batang tanaman sejenis yang masih muda dan tidak sama tingginya, gabung menjadi satu dengan diikat tali rafia dari pangkal ke pucuk. Tiap pucuk tanaman mulai yang terendah dibengkokkan dengan lilitan kawat tembaga menjadi cabang dengan arah yang berbeda dan tanaman yang tertinggi tetap lurus dijadikan pucuk tanaman gabungan.
Setelah cukup lama batang tanaman akan menyatu, tanaman muda lebih cepat menyatu dibanding dengan tanaman yang lebih tua karena pertumbuhan tanaman muda lebih cepat dari tanaman muda. Batang tanaman tersebut bisa dilukai dahulu sebelum penggabungan agar cepat menyatu. Tali rafia bisa dibuka bila tanaman sudah menyatu. Batang gabungan yang dihasilkan akan berlekuk dan bagian pangkal akan lebih besar dari bagian atasnya.

 

5. Jin
Jin berarti luka-luka pada batang atau cabang sehingga tampak seperti rusak karena usia tua atau pengaruh cuaca. Jin adalah mematikan cabang atau batang tanaman hingga ke ujungnya dan membiarkannya pada kedudukan semula. Batang atau cabang tersebut di kupas kulitnya kemudian diukir/dipahat pada bagian kayunya sehingga menyerupai batang atau cabang yang mati tua.
Fungsi jin selain untuk membuat penampilan bonsai jadi tua juga untuk memperpendek bonsai yang terlalu tinggi atau mengurangi beberapa kelemahan pada bonsai seperti cabang yang terlalu besar (tidak sesuai dengan besarnya batang).

 

6. Shari Miki
Shari miki memiliki arti batang, cabang atau akar yang di atas permukaan tanah yang dimatikan sebagian dengan cara dikelupas kulitnya sehingga nampak tua dan alami. Pengelupasan kulit batang, cabang atau akar dilakukan mengikuti alur serat kulitnya dan sebagian kayunya diukir sesuai dengan alur serat kayunya.

 

7. Uro dan Shaba Miki
Uro berarti lubang atau celah yang melebar atau memanjang pada batang. Pelebaran kadang hanya menyisakan lapisan kambium saja, tetapi tanaman masih dapat tetap hidup.Cara membuat uro dimulai dengan mengelupas kulit batang seperti pada shari miki, lalu dilakukan pemahatan yang dalam membentuk lubang. Agar pemahatan mudah dilakukan, bagian yang akan dipahat dimatikan dahulu.
Shaba miki hamir sama dengan uro, hanya lubangnya atau celahnya memanjang jauh ke atas.Setelah melakukan pekerjaan jin, shari miki, uro atau shaba miki, sebaiknya bagian kayu tanaman yang terbuka tersebut diawetkan dengan larutan belerang dan kapur agar tidak lapuk dan diserang jamur.

 

Sumber
www.htysite.com

Tips dan Trik Memancing Ikan Baronang

Memancing ikan adalah kegiatan yang menyenangkan. Yang paling penting dalam memancing ikan adalah kesabaran dan persiapan yang matang. Cara yang akan kita bahas kali ini bisa anda terapkan untuk memancing dimana saja.
  1. Pemilihan lokasi adalah bagian terpenting. Pastikan di tempat anda memancing banyak ikannya karena percuma membawa alat pancing modern jika anda memancing di sungai atau kali yang tidak ada ikannya. Anda bisa bertanya kepada teman atau saudara yang hobi memancing dimana lokasi memancing yang sering mereka tuju. Jika kekurangan informasi, anda bisa memakai insting anda. Karena Indonesia adalah Negara Maritim, kita akan lebih mudah untuk menemukan ikan dimana saja. Cobalah berkeliling dari satu lokasi ke lokasi lain dan bandingkan perairan mana yang paling banyak ikannya. Sekarang juga sudah banyak ada kolam pancing komersil. Di kolam tersebut ada banyak ikannya karena pemiliknya sendiri yang menaburkan benih ikan disana.
  2. Untuk memancing ikan yang benar, anda juga harus memilih umpan dan kail yang benar juga. Ada beberapa umpan yang biasa dipakai untuk memancing, diantaranya adalah udang (sering dipakai untuk memancing di sungai dan laut karena merupakan makanan favorit para ikan), ikan(ikan hidup lebih cocok untuk memancing di tengah danau untuk ikan-ikan berukuran besar),cacing (ini adalah umpan favorit karena murah meriah dan efektif, bisa untuk memancing di laut atau di sungai), cumi-cumi (umpan ini relatif mahal, namun warnanya yang mencolok akan menarik perhatian ikan), pelet & esense (keduanya merupakan umpan buatan yang mengeluarkan aroma menyengat untuk menarik ikan). Kail juga perlu diperhatikan. Pemilihan kail lebih kepada ukuran ikan yang ingin ditangkap. Jika anda hobi memancing, sepertinya membeli sebuah fishing set tidak masalah bukan? Di dalam fishing set terdapat kail dengan berbagai bentuk dan ukuran sehingga anda bisa memancing dimana saja.
  3. Tips memancing ikan yang benar berikutnya adalah pilih metode memancing yang sesuai. Jika anda memancing pada aliran yang deras, sebaiknya posisikan pemberat 12 inci di atas kail. Sedangkan jika anda ingin memancing pada danau atau perairan yang tenang, pakai pelampung berwarna cerah. Danau biasanya sangat dalam sehingga ikan mungkin tidak akan sadar jika anda memakai pelampung berwarna gelap. Atur sedemikian rupa agar kail masuk lebih dalam sehingga ikan mudah melihatnya. Disini umpan berwarna terang juga cukup membantu. Umpan ikan hidup sangat cocok dipakai agar ikan yang lebih besar segera menyadarinya. Sementara umpan terang seperti cumi-cumi juga bisa menarik perhatian ikan yang berada di kedalaman air.
  4. Setelah semuanya siap, lemparkan kail sejauh mungkin terutama jika anda memancing di pesisir pantai. Ikan di pesisir tidak sebanyak ikan di tengah laut. Selain itu ikan di pesisir juga relatif lebih kecil. Jika umpan telah dimangsa, biasanya akan terasa kedutan pada joran pancing dan anda harus segera menariknya. Untuk ikan besar, jangan terlalu tergesa-gesa menarik tali pancing karena ini bisa melukai tangan anda. Memakai rol jauh lebih aman dan efektif untuk menarik ikan besar ke permukaan. Tips memancing ikan yang benar berikutnya adalah jangan lawan tenaga ikan, namun ikuti dia. Ikan kecil mungkin bisa ditarik dengan sekali menghentakkan pancing ke atas. Namun ikan besar justru bisa menarik anda ke dalam air. Biarkan saja mereka kelelahan saat berusaha melarikan diri ke dalam air. Yang harus anda lakukan adalah menarik ulur tali pancing hingga ikan benar-benar lemas dan tidak memiliki tenaga lagi untuk melawan.
  5. Tips yang paling penting adalah, sabar! Jika anda tidak sabar saat memacning, anda akan mengacaukan semuanya. Sabarlah dalam mempersiapkan perlengkapan pancing, sabarlah dalam menunggu ikan, dan sabarlah dalam menarik ikan ke permukaan.

 

Jenis-Jenis Ikan Baronang

Dari pengalaman mancing dan bertanya-tanya pada pakarnya (pakar mancing baronang) serta dari referensi yang ada, Ikan baronang atau dalam bahasa internasional dikenal dengan nama Rabbit Fish ada beberapa jenis:

1. Siganus Guttatus or Orange Spotted Spinefoot, or in Indonesian Baronang Tompel.
2. Siganus Javus or Streaked Spinefoot, or in Indonesian Baronang Angin.
3. Siganus Canaliculatus or White Spotted Spinefoot, or in Indonesian Baronang Susu / Lingkis.
4. Siganus Virgatus or Barehead Spinefoot, or in Indonesian Baronang Kea2 / Kalung.
5. Siganus Stellatus or Brown Spotted Spinefoot, or in Indonesian Baronang Lada.
6. Siganus Vermiculatus or Vermiculated Spinefoot, or in Indonesian Baronang Batik.

Berdasar pengalaman mancing baronang dan dari bertanya kesana-kemari, mancing baronang merupakan teknik mancing yang membutuhkan skil tersendiri, kemampuan membaca getaran pelampung saat umpan lumut dimakan ikan sangat mempengaruhi hasil pancingannya. Kadang getaran pelampung itu sangat keras sehingga bisa langsung digentak aja jorannya, kadang juga sangat halus hingg kita tidak tahu kalau umpan sudah dimakan ikan.

Secara umum untuk mancing baronang perlu disiapkan piranti sebagai berikut :

Joran/Rod/Tegek
Joran yang dipilih oleh mania mancing baronang adalah joran tegeg, sebuah joran panjang tanpa line guide, pemilihan joran tegeg ini dimaksudkan agar sensasi mancing baronang lebih terasa, fight dengan ikan dalam keterbatasan panjang senar memicu adrenalin meningkat kata mereka yang sudah getol mancing baronang.
Joran/tegeg yang cocok adalah yang karakternya fast action. Kekuatanya medium-hard (medium carbon,hi carbon,super carbon) panjang yang paling ideal antara 4 – 5.4 meter. Selain joran tegek bisa juga menggunakan joran biasa atau juga handline, biasanya untuk mancing dengan kedalaman air diatas 7 meter, seperti di bagan, dermaga, di atas perahu. Joran dengan kualitas yang baik semoga hasilnya bisa lebih baik

Senar/kenur
Ukuran kenur yang dipakai menyesuaikan dengan target yang akan ditangkap, jika suatu tempat berpotensi banyak baronang besar gunakan line ukuran lebih besar, untuk di Jogja ini menggunakan line 0,40 mm pun masih mau dan bisa, penggunanan panjang senar pada joran tergantung kedalaman air di lokasi mancing,bisa 1/2 joran,2/3 joran,3/4 joran

Pancing Garong dan Engkel
Pada umumnya pemancing baronang menggunakan pancing garong buatan sendiri karena bisa memilih jenis, merk, size, kekuatan bahan mata kail, bisa menggunakan mata kail biasa atau carbon atau udah jadi beli di toko pancing.

Pelampung
Pelampung digunakan untuk mengetahui apakah umpan sedang dimakan ikan atau tidak, jika bergetar biasanya sedang dimakan, kadang juga tidak bergetar hanya berputar, kemampuan untuk membedakan getaran pelampun ini membutuhkan ketrampilan tersediri, perlu berlatih. Namun jika tidak yakin apakah umpan sedang dimakan ikan atau belum, tidak ada salahnya langsung digentak aja.. spekulasi.. kata pemancing-pemancing baronang istilahnya GGB : Gentak Gak Bayar, gitu!!

Umpan
Umpan yang dipergunakan untuk mancing baronang di Jogja ini adalah lumut hijau, atau rumput laut hijau, ada juga yang menggunakan jeroan/hati ikan laut yang dipotong kecil-kecil. Umpan lumut ijo biasanya dipergunakan saat menggunakan mata pancing garong, umpan hati ikan saat menggunakan pancing engkel (satu mata pancing). Di daerah lain umpan yang sering dipakai antara lain, lumut merah, lumut ijo juga, udang kupas, cumi iris, nasi lumat bahkan sampai kue-kue yang terbuat dari terigu sepeti bakwan, dsb.

 

Seputar Ikan Baronang

Ikan Baronang dan ikan kiper sebenarnya adalah jenis ikan herbivora yang makanan utamanya adalah lumut, rumput laut dan tanaman-tanaman laut lainnya. Tapi dalam kenyataannya ikan tersebut sebenarnya bukanlah ikan herbivora melainkan ikan omnivora .


Ikan baronang

Baronang (Siganus Sp.)adalah ikan laut yang termasuk famili Siginidae. Ikan beronang dikenal oleh masyarakat dengan nama yang berbeda-beda satu sama lain seperti di Pulau Seribu dinamakan kea-kea, di Jawa Tengah dengan nama biawas dan nelayan-nelayan di Pulau Maluku menamakan dengan sebutan samadar. Baronang ditemukan di perairan dangkal laguna di Indo-Pasifik dan timur Mediterania. ikan ini dalam bahasa inggris disebutrabbitfish hal ini karena pemakan tumbuh-tumbuhan (rumput laut) yang rapi seperti dipangkas mesin rumput kecil. Baronang merupakan salah satu ikan yang menjadi favorit bagi para pemancing di laut.

 

Ciri-ciri Ikan Baronang


baronang angin

Ikan baronang termasuk herbivora , panjang tubuh ikan baronang dewasa mencapai 20-45 cm, tubuhnya membujur dan memipih lateral, dilindungi oleh sisik-sisik yang kecil, mulut kecil posisinya terminal. Rahangnya dilengkapi dengan gigi-gigi kecil. Punggungnya dilengkapi oleh sebuah duri yang tajam mengarah ke depan antara neural pertama dan biasanya tertanam di bawah kulit. Duri-duri ini dilengkapi dengan kelenjar bisa/racun pada ujungnya. Racun hewan ini tidak mematikan hidup manusia dewasa, tapi dapat menyebabkan sakit parah. meskipun duri ikan baronang beracun tetapi daging hewan ini aman untuk dikonsumsi.


Baronang susu

Di Indonesia secara umum dikenal Baronang susu (Siganus canaliculatus), baronang tompel(Siganus guttatus) dan baronang angin (Siganus javus), dari ketiga jenis itu yang paling banyak ditemui adalah baronang susu. Selain itu terdapat baronang lada (Siganus stellatus), baronang batik (Siganus vermiculatus), baronang kalung (Siganus virgatus), baronang kunyit dll namun, lantaran populasinya sudah langka, jenis-jenis yang terakhir ini jarang ditemui.


Ikan Baronang Susu

 


Ikan Baronang Angin

 

Siapa bilang mancing ikan baronang dan ikan kiper itu susah

Ikan baronang dan ikan kiper biasanya bertempat tinggal di tiang-tiang dermaga, dinding-dinding dermaga dan juga di sela-sela rumpon alami maupun buatan. Mereka menempati daerah tersebut karena mereka memakan lumut-lumut yang ada di dinding-dinding sekitarnya.


Spot mancing ikan baronang dan kiper

Ikan baronang dan ikan kiper bisa dipancing dengan menggunakan umpan lumut, pelet, nasi, irisan ikan, irisan udang, bakwan jagung/bakwan sayur, dll. (apapun yang bisa dimakan manusia kebanyakan dia mau).

Ada 2 teknik mancing ikan baronang dan ikan kiper yaitu:

1. Dengan menggunakan joran tegek
2. Dengan menggunakan joran spinning super light tackle

1. Teknik mancing menggunakan joran tegek.
Joran tegek adalah joran yang tidak memiliki ring guide dan reel sheet. Penggunaan joran ini yaitu dengan mengikatkan senar monofilament di ujung joran kemudian dikasih pelampung kecil dan menggunakan mata pancing garong. Umpan yang digunakan paling bagus adalah menggunakan lumut

Tekniknya seperti ini : Umpan lumut kita kaitkan dengan mata pancing garong kemudian atur kedalaman pelampung kecil sesuai dengan keadaan spot mancing. Umpan kita lempar di pinggir-pinggir tiang dermaga atau tonggak-tonggak dermaga. Tunggu beberapa saat. Jika pelampung bergetar-getar berarti umpan lumut sedang dilahap oleh ikan. Tanpa tunggu lama langsung saja gentak joran pasti ikan langsung nyantol di garong. Ulangi terus teknik ini hingga panen ratusan ikan dalam waktu yang sangat singkat.

2. Teknik mancing menggunakan joran spinning super light tackle.
Joran spinning adalah joran yang memiliki ring guide dan reel sheat. Lebih mantab lagi kalau pake joran yang ukurannya pendek, sehingga tidak telat kalau menghentak ikan. Usahakan menggunakan joran kelas dibawah 10lb. Penggunaan joran ini yaitu siapkan reel berukuran kecil antara 1000-2000, senar monofilament 10lb, mata pancing super kecil, umpan menggunakan irisan udang (yang mudah dicari), bandul timah berukuran kecil/sedang (sesuai keadaan arus).

Tekniknya seperti ini: Buat rangkaian pancing dasaran 2 kumis seperti yang sudah saya jelaskan di artikel saya mengenai Teknik Mancing Ikan Sembilang. Kemudian pasang umpan berupa irisan udang yang kecil-kecil ke mata pancing. Lemparkan umpan ke tiang-tiang dermaga atau dinding-dinding dermaga. Kelebihannya jika kita menggunakan joran spinning yang super lentur adalah kita bisa sangat sensitive untuk merasakan getaran ikan waktu makan umpan. Ketika kita merasakan ada getaran sedikit di ujung joran, jangan terlalu terburu-buru dan juga jangan sampai telat untuk menghentak joran. Tunggu moment yang pas untuk menghentak joran. Kemudian jika dirasa sudah manteb untuk menghentak joran maka langsung aja dihentak jorannya. Pasti ikan akan nyantol di mata pancing. 


Rangkaian pancing

 

Saran :
Teknik mancing dengan menggunakan joran super light tackle bagus sekali jika dilakukan di dermaga pelabuhan dimana ada kapal yang sedang bongkar muatan berupa hasil ikan. Biasanya kapal yang sedang bongkar ikan akan membuang air sari-sari ika yang sudah berbau busuk ke laut. Di dekat pancuran air itulah banyak sekali ikan-ikan baronang dan kiper sedang menyerap dan memakan sisa-sisa air ikan dari nelayan.

Tekniknya gampang sekali. Lemparkan umpan ke daerah air pancuran pembuangan sari-sari ikan tersebut. Ukuran kedalaman umpan jangan terlalu dalam. Cukup ½ meter saja dari permukaan air. Tanpa tunggu lama pasti akan disamber ikan baronang maupun kiper yang ukurannya lebih besar dibanding dengan teknik biasanya.

Teknik menggunakan joran super ligt tackle dengan umpa udang iris memiliki kelebihan yaitu ikan yang kita dapatkan tidak hanya ikan baronang dan ikan kiper. Bahkan ikan lain yang ada di sekitarnya pasti akan makan juga. Jadi kita tidak akan boncos walaupun ikan baronang dan kiper seang tidak ada di lokasi tersebut. Kalu kita menggunakan umpan lumut pasti akan boncos kalau di spot tersebut tidak ada ikan target.

Ada lagi kisah unik jika menggunakan umpan udang iris. Di kampung saya tepatnya didaerah pesisir kota Rembang, ada seorang angler sedang mancing ikan kiper dengan menggunakan umpan udang iris. Ternyata umpannya disambar ikan Barramundi ukuran 8kg. Siapa sangka tujuan utama mancing ikan kiper tapi hasilnya malah dapat ikan Barramundi yang lumayan besar. Itu salah satu kelebihan mancing dengan joran super light tackle menggunakan umpan udang iris.

 

Referensi

http://fishing-maniak.blogspot.com/search/label/Ikan%20Baronang
http://www.carakomplit.com/umum/cara-memancing-ikan-yang-benar
http://id.wikipedia.org/wiki/Baronang
http://www.maslakon.com/2012/01/teknik-mancing-ikan-baronang-dan-ikan.html

Tips dan Trik Memancing Ikan Bawal

Tips dan Trik Memancing Ikan Bawal

Kolam ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum) dapat dengan mudah kita jumpai di sekitar kita. Popularitas ikan ini memang tergolong sangat 'benderang' di negeri ini. Salah satu kunci kesuksesan ikan ini bahwa dia tergolong rakus dan tidak pilih-pilih makanan. Simpelnya, pemakan segala (omnivora). Apapun yang ada di dekat dia pasti disambar. Artinya makanannya gampang. Pertumbuhan ikan ini juga cepat dan 'tahan goncangan' jadi selain menguntungkan, para pembudidaya dan pemilik kolam dapat tidur dengan tenang karena kemungkinan rugi bisa diminimalkan. Tak heran bukan jika ikan ini menjadi begitu popular?

Lalu apa hubungannya dengan pemancing? Pertama karena ikan ini rakus dan memakan segala. Yang berarti mudah dipancing. Umpannya tidak repot dicari dan pasti dapat. Kita bisa memakai umpan yang mahal atau yang murah. Alasan kedua tentu karena kolam bawal mudah ditemukan. Jadi kapanpun ingin mancing bawal pemancing tidak perlu menempuh perjalanan jauh. Sangat cocok bagi Anda yang memiliki waktu yang sempit. Dan terakhir perlawanan ikan ini juga dapat dikategorikan lumayan.

Mancing Dengan Cara Kasting
Memang, lagi-lagi, cara mancing bawal di kolam pemancingan dengan kasting memakai minnow ataupun spoon tidak sepopuler cara mancing tradisional. Dari puluhan pemancing yang membanjiri sebuah kolam bawal di hari libur misalnya, belum tentu satu diantaranya memancing dengan artificial lure. Tapi jika ternyata Anda adalah satu di antara sekian banyak pemancing tradisional di kolam bawal itu yang memancing dengan artificial lure Anda tak perlu berkecil hati. Karena Anda juga pasti bisa 'memanen' bawal di kolam itu sama seperti mereka. Layaknya kolam pemancingan, areal paling dalam atau lubang atau drop off-nya kolam biasanya terletak di tengah-tengah kolam. Ini sebenarnya dalam rangka fair play saat mancing di kolam sehingga dimanapun posisi pemancing berdiri mereka memiliki akses yang sama terhadap wilayah konsentrasi ikan.

Sebelum memulai kasting perhatikan dahulu kondisi permukaan kolam. Jika banyak tenggakan di kolam, maka umpan minnow pun sudah cukup karena itu artinya ikan banyak naik ke dekat permukaan. Tetapi jika sedikit tenggakan mungkin anda perlu memasang spoon atau deep diver minnow karena itu artinya ikan sedang dekat dengan dasar. Minnow atau spoon yang bisa dipakai antara ukuran 3 cm sampai 5 cm. Jangan lupa perhatikan kualitas hooks yang terpasang di minnow ataupun di spoon Anda. Jika yang terlalu murahan baiknya hook diganti dengan yang cukup baik agar tidak lempeng saat disambar bawal.

Piranti yang Anda butuhkan cukup yang kelas ringan. Joran kelas 1000, 2000 sudah cukup. Tali mono cukup kelas antara 6 lbs sampai 8 atau 10 lbs. Tapi tambahkan leader agak besar di ujung tali (sekitar 20 lbs) untuk menahan gigitan bawal. Jika semua piranti sudah siap di genggaman kemudian kastinglah sampai menjangkau areal ikan tersebut. Lebih baik jika bisa melewati areal itu. Tetapi karena kolam pemancingan biasanya ramai maka jangan memaksakan kasting jauh-jauh kecuali akurasi Anda sudah sangat baik. Karena jika akurasi Anda buruk dan sering menyangkut ke line orang non sport angler Anda biasanya akan diomongin atau diteriakin "Kalau mau mancing cara itu di laut saja!". Atau yang lebih parah "Sok pamer nih."

Kemudian setelah lure Anda menyentuh permukaan kolam, retrieve-lah ril dengan sangat pelan (untuk minnow) dan jika memakai spoon pertahankan pada kecepatan "asal tidak menyentuh dasar kolam". Bersiaplah karena bawal pasti akan merespon umpan Anda lebih cepat dari yang Anda bayangkan. Anda tentu tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi sambaran. Maka ikan pun akan pasrah tersangkut di lure Anda. Salah satu keasyikan tersendiri memancing bawal dengan artificial lure adalah ikan yang menyambar lure kita rata-rata ukurannya lebih besar dibanding yang menyambar umpan-umpan tradisional.

Menyenangkan bukan? Memang. Tetapi ini akan menjadi sulit dan menjadi acara "makan hati" jika kecepatan retrieve ril Anda terlalu cepat. Pokoknya asal jangan terlalu cepat dijamin bawal akan menyambar lure Anda dan bawal pun bisa bawa pulang sekaligus Anda akan menjadi seleb baru di pemancingan tersebut. Tentunya jangan lupa bertanya kepada pengelola kolam sebelum mancing ikan di kolam itu benar-benar ada atau tidak. Karena Anda tentu tidak mau dianggap sedang belajar melempar umpan bukan? Selamat kasting bawal.

Ikan bawal (bahasa Inggris: pomfret adalah sejenis ikan air tawar dari keluarga Bramidae.
Ikan ini berasal dari Hawaii.

Pomfret
Atlantic pomfret, Brama brama
Atlantic pomfret, Brama brama
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:Animalia
Kelas:Actinopterygii
Ordo:Perciformes
Upaordo: Percoidei
Superfamili:Percoidea
Famili:Bramidae
Bonaparte, 1831
Genera[1]

Brama
Eumegistus
Pteraclis
Pterycombus
Taractes
Taractichthys
Xenobrama

Isi Kandungan Gizi Ikan Bawal - Komposisi Nutrisi Bahan Makanan

Ikan Bawal adalah bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Ikan Bawal mengandung energi sebesar 96 kilokalori, protein 19 gram, karbohidrat 0 gram, lemak 1,7 gram, kalsium 20 miligram, fosfor 150 miligram, dan zat besi 2 miligram. Selain itu di dalam Ikan Bawal juga terkandung vitamin A sebanyak 150 IU, vitamin B1 0,05 miligram dan vitamin C 0 miligram. Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Ikan Bawal, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 80 %.

Informasi Rinci Komposisi Kandungan Nutrisi/Gizi Pada Ikan Bawal :

Nama Bahan Makanan : Ikan Bawal
Nama Lain / Alternatif : - 
Banyaknya Ikan Bawal yang diteliti (Food Weight) = 100 gr 
Bagian Ikan Bawal yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 80 %
Jumlah Kandungan Energi Ikan Bawal = 96 kkal
Jumlah Kandungan Protein Ikan Bawal = 19 gr
Jumlah Kandungan Lemak Ikan Bawal = 1,7 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Ikan Bawal = 0 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Ikan Bawal = 20 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Ikan Bawal = 150 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Ikan Bawal = 2 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Ikan Bawal = 150 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Ikan Bawal = 0,05 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Ikan Bawal = 0 mg
Khasiat / Manfaat Ikan Bawal : - (Belum Tersedia) 
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : I 
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.

Keterangan :
Riset/penelitian pada Ikan Bawal yang berbeda bisa menghasilkan perbedaan hasil yang didapat karena berbagai faktor yang mempengaruhi. Mohon maaf apabila ada kesalahan atau kekurangan pada informasi daftar komposisi bahan makanan Ikan Bawal ini. 

 

 

Umpan Ikan Bawal

Umpan Ikan Bawal

Ikan bawal atau yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Silver Pomfret merupakan salah satu ikan dengan cita rasa yang nikmat. Dalam dunia ilmiah ia dikenal dengan nama Pampus Argenteus. Bawal banyak dijadikan santapan sebab dagingnya memang lezat dan lembut. Jika didasarkan pada statistik, jenis ikan bawal yang paling digemari adalah yang berwarna putih. Meski demikian, sebenarnya, jika ditilik dari cita rasa, bawah hitam juga sama lezatnya. Ikan bawal memiliki bentuk badan yang pipih dan lebar. Mulut juga matanya sedikit kecil dan menghimpun pada sudut ujung bagian kepalanya. Adapun rahang bawal di bagian atas dan juga bawah tidak bisa membuka secara lebar. Pada musim tertentu ia bisa dijumpai dalam jumlah yang melimpah. 

Karakter Ikan Bawal 
Ikan bawal dikenal agresif dan memakan hampir semua hal. Karena itu ia sangat menyenangkan untuk dipancing. Ia hidup di air yang tawar dan sangat menyukai hidup bergerombol. Hal ini yang membuat para pemancing semakin menggemari si bawal nakal ini. Jika Anda juga tertarik mencoba bagaimana sensasi memancing bawal, pastikan Anda memahami apa saja umpan ikan bawal yang bisa menarik perhatian juga bagaimana mendapatkannya. 

Menyiapkan Umpan Bawal 
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, ikan bawal menyukai hampir semua makanan. Ketika anda melemparkan kail Anda, dengan agreif ia akan mengejar umpan tersebut. Meski demikian, ada beberapa umpan yang memang digemari ikan bawal antara lain cacing, serangga, pellet, ikan kecil dan masih banyak lagi lainnya. Jika Anda tak ingin repot mengurusi umpan ikan bawal berupa cacing dan serangga, cobalah pellet saja. Aroma yang khas membuat jenis umpan yang satu ini disukai ikan. Dan tentunya Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di toko-toko. 

Membuat Umpan Ikan Bawal 
Selain tersedia di toko-toko, pada dasarnya Anda juga bisa membuat pellet sebagai umpan ikan bawal. Caranya cukup mudah. Berikut bahan-bahan yang dibutuhkan: 

  • 1 Buah telur itik.
  • Tepung ikan 2 sendok makan.
  • Tepung Terigu 2 sendok makan.
  • Tepung susu 2 sendok makan.
  • tepung udang 2 sendok makan.
  • Udang Ebi dua sendok makan.
  • Air secukupnya.

Setelah semua bahan tersedia, lakukan langkah pembuatan sebagai berikut: 

Kocok telur itik di dalam wadah hingga berbuih. Selanjutnya masukkan secara perlahan dan berurut: tepung ikan, tepung terigu, tepung susu juga perangsang makanan atau feeding stumulat yakni tepung udang. Campur hingga benar-benar merata dan membentuk adonan kalis. Jika terllau keras, masukkan air secukupnya. Setelah itu, kukus di atas api panas selama kurang lebih 30 menit. Setelah matang, adonan tadi sudah bisa dijadikanumpan ikan bawal. Aroma udangnya akan membuat kail Anda diserbu secara agresif.

 

 

Sumber :

MATA PANCING dan Cara Memasang Umpan

SEKILAS TENTANG MATA PANCING

Mata pancing sangat banyak jenis, ukuran, bahan dan peruntukkannya. Kan tidak mungkin memancing mujair dengan kail patin dan sebaliknya. Mata pancing tersedia mulai dari model single hook, double hook, treble hook hinga model garong (mata kail lebih dari 3). Merek dan harganya juga sangat bervarisi, mulai dari Rp. 100,- per mata kail hingga RP. 15,000,- per mata kail-sekali lagi tergantung ukuran, bahan dan mereknya.

 
Gambar diatas menunjukkan berbagai macamkail dalam beragam ukuran, bentuk dimana masing masing mempunyai peruntukkan khusus. gambar kiri menunjukkan single hook dan gambar kanan menunjukkan treble hook

Nenek moyang kita membuat kail dari 2 tulang yang ditajamkan dan disatukan dengan lilitan akar pohon/kain membentuk sudut hampir 45 derajat.

Kalau anda penasaran sebenarnya dulu nenek moyang kita bagaimana mancingnya, ini saya tunjukkan kail model jaman batu. Dalam penggunaan moderen, kail sudah berubah banyak mengikuti umpan. Satunya adalah assist hook yang dipasangkan pada metal jig untuk jigging.

Untuk keperluan jigging, kail biasanya digunakan ukuran besar dan diikat dengan kevlar yang lebih tahan gigit dan lebih kuat dibanding nylon namun menawarkan kelenturan layaknya kain, tidak seperti kawat neklin/ baja solid. Untuk memancing tenggiri/ bawal/alu-lau/barracouta/barrakuda dan ikan-ikan bergigi tajam lainnya kita bisa mensubtitusi juga dengan kawat baja berukuran kecil. Cukup ukuran kecil karena kekuatannya sudah sangat besar. Ini contoh rangkaian kail dengan kawat baja.

 

TEKNIK MEMASANG UMPAN YANG JITU

Dalam Memancing, umpan merupakan bagian terpenting yang perlu diperhatikan. Berikut beberapa teknik memasang umpan dan penjelasannya: 


1. Drop-Shot Rig 

Walaupun awalnya diciptakan untuk ikan bass, teknik drop-shot ini juga berhasil menangkap spesies lainnya seperti ikan walleye dan panfish. Teknik ini umumnya digunakan untuk mancing secara vertikal dibawah kapal dan di air yang dalam. Teknik tersebut menempatkan sebuah umpan berjarak tertentu dari dasar, sehingga bergerak secara sempurna dan horizontal di air. Applikasi yang sangat bagus tersebut terbukti unggul bila dipakai untuk mancing di daerah yang kecil yang dapat menarik ikan. Posisikan pemberat menyentuh dasar dan goyangkan ujung joran secara perlahan untuk membuat umpan bergoyang. Baik melempar maupun ngacar, diamkan sejenak umpan sesering mungkin sebelum menggeser pemberat beberapa kaki.

 


2. Carolina Rig 

Teknik memasang umpan cara Carolina bisa dipakai untuk memancing ikan bass di air dangkal dan dekat dengan tumbuhan air , tetapi lebih efektif di air dalam yang jauh dari daerah yang tertutup rapat oleh tumbuhan air seperti batas tumbuhan, lubang dan di pinggiran tumbuhan air. Cobalah menggunakan pemberat dari kuningan dari pada timah untuk mengeluarkan suara yang keras saat mengenai kayu atau bebatuan. Gulung benang/kenur dengan cara menarik secara perlahan dan sebentar-bentar menyentuh dasar. Umpan terapung akan berenang dan naik turun dibelakang pemberat, sedangkan umpan tenggelam akan bergerak dengan cepat di dasar.


3. Rigging a Tube

Umpan berbentuk pipa merupakan umpan lunak yang terkenal lebih dari 25 tahun. Sulit untuk mengatakan mirip apakah sebuah umpan berbentuk pipa tersebut mencoba meniru, tetapi umpan tersebut benar-benar bisa digunakan untuk memancing ikan. Umpan berbentuk pipa sangatlah serbaguna dan dapat digunakan untuk mancing dengan aksi-aksi yang berbeda dan berbagai cara mengikatnya-seperti Carolina, Texas, dan drop-shot rigs, bisa digunakan pada jig atau kail (baik dengan maupun tanpa pemberat), dan bahkan gaya wacky, atau dengan kail, jig, pemberat dan yang dapat bergetar yang didesain khusus untuk umpan berbentuk pipa. Umpan berbetuk pipa bisa digunakan sepanjang tahun, tetapi keistimewaan mereka terletak pada peragaan saat kondisi sulit, terutama pada masa ikan bertelur dan saat suhu air menjadi agak dingin di musim gugur. Lemparkan umpan ini disekitar dermaga, tumbuhan air atau semak yang tertutupi kayu, pergunakan umpan ini untuk melewati bongkahan dan hamparan tumbuhan air atau digunakan untuk mancing ikan dasar dengan menggunakan pemberat.

 

4. Wacking Rig

Teknik memasang umpan yang sangat sederhana-apa yang anda butuhkan hanyalah sebuah kail dan sebuah umpan lembut-tetapi bisa sebanding dengan emas. Teknik ini memerlukan umpan lunak yang tidak dipasangi pemberat dan hanya memasang mata kail menembus bagian tengah umpan. Presentasi ringan ini akan jatuh secara perlahan di pinggiran tumbuhan air yang dangkal dan ke dalam kantong-kantong. Cara terbaik untuk mempersembahkan teknik ini adalah dengan menarik secara perlahan dan diamkan, yang menyebabkan umpan terlipat, mengelepak, dan bergetar saat jatuh ke bawah. Umumnya, umpan lunak berbentuk lurus dan panjang digunakan untuk teknik pemasangan ini, tetapi bentuk lain juga terbukti efektif. Penambahan berat dengan teknik ini memungkinkan anda mencapai ikan di air yang lebih dalam. Juga boleh dicoba memakai pelampung dengan teknik ini.


5. Rigging Soft Jerkbaits


Beberapa pemancing mengalami kesulitan untuk belajar memasang dan mancing dengan umpan lunak. Teknik memasang umpan yang betul sangatlah penting untuk memberikan gerakan umpan yang berenang dengan cepat, acak dan sulit diprediksi-seperti halnya ikan kecil yang dijadikan umpan-yang sangat menggoda ikan bass maupun ikan pertandingan lainnya. Umpan Soft Jerks baik digunakan kala mancing di daerah yang dipenuhi oleh tumbuhan air dan terdapat lubang-lubang atau kantong-kantong, disekitar dermaga, dan area bebatuan. Teknik ini dapat dijalankan dengan menggulung benang secara perlahan disertai dengan sentakan untuk meniru ikan kecil yang ketakutan, atau dikarau dengan cepat dengan henjutan joran untuk memperoleh reaksi sambaran.

 

 

6. Jig Rig

Walaupun banyak pemancing yang tidak memikirkan cara tersebut, jig adalah juga sebuah teknik ikatan sebuah mata kail yang beralur dan dicetak dengan pemberat secara permanen pada ujung kail. Jig merupakan ikatan yang paling terkenal yang pernah dipakai dalam memancing. Jig dapat dipasangkan dengan umpan plastik lunak berbagai bentuk dan model yang dapat anda pikirkan, termasuk bentuk cacing, udang, pipa, kepompong, kadal-kemudian sesuaikan dengan ukuran jig untuk menyeimbangkan dengan umpan yang digunakan. Lemparkan jig pada areal air yang terbuka, gundukan dan titik-titik tertentu, atau lemparkan di sekitar tanaman air yang dangkal. Lambungkan jig naik turun di dasar atau berenang di tempat terbuka. Bereksperimen dengan aksi-aksi untuk mendapatkan cara mana yang terbaik untuk setiap situasi anda.

 

7. Spinner Rigs

Biasanya secara tradisional, teknik mancing dengan spinner rig selalu menggunakan umpan hidup, umpan lunak palsu juga bisa digunakan saat ikan-ikan dalam keadaan agresif atau ketika kumpulan ikan-ikan kecil mencuri umpan hidup. Semakin jarang umpan yang dicuri berarti semakin sedikit waktu untuk mengganti umpan dan berarti semakin banyak waktu buat menangkap ikan.

 

8. Texas Rig

Teknik memasang umpan cara Texas kemungkinan akan mendapatkan lebih banyak ikan bass dibanding dengan teknik lainnya. Teknik ini terbukti unggul saat ikan bersembunyi di tempat tertutup, penetrasi medan yang keruh dimana hanya beberapa umpan yang sanggup melakukannya. Kemungkinan ini merupakan umpan yang " bebas sangkutan" yang pernah digunakan, teknik tersebut digunakan untuk menarik ikan keluar dari tumbuhan yang lebat, semak belukar, dibawah dermaga dan diantara kayu-kayuan. Henjutan keatas secara perlahan kemudian turunkan serta berhenti sejenak sebelum benang digulung kembali merupakan cara yang paling efektif untuk menarik perhatian ikan.

 

9. Float Rigs

Biasanya secara tradisional, teknik mancing dengan pelampung selalu menggunakan umpan hidup, sedangkan persembahan umpan lunak palsu seperti jig yang dipasang dengan umpan berbentuk kepompong berekor keriting, pacat atau ulat wacky-rigged juga bisa digunakan dalam situasi di mana ikan sedang makan dengan sangat agresif. Satu buah umpan lunak mungkin bisa menangkap beberapa ekor ikan, suatu keuntungan besar dibandingkan dengan umpan hidup yang perlu diganti setiap kali mendapatkan ikan atau umpan dicuri oleh ikan. Umpan lunak dapat dipasang di bawah pelampung yang terpasang mati atau pelampung yang bisa bergerak bebas, yang memungkinkan kedalaman umpan dapat disesuaikan dengan mengatur stopper pelampung. Ini dikarenakan umpan biasanya suka berada di tempat tertutup, teknik menggunakan pelampung sangat efektif digunakan pada daerah yang tidak begitu banyak tumbuhan air, di sepanjang pinggiran tumbuhan air dan di atas gundukan - gundukan atau daerah-daerah yang dangkal. Juga bisa digunakan untuk mancing di sungai-sungai, di tepi sungai dan pertemuan arus. Perlakukan umpan lunak dengan aksi henjutan perlahan dan berhenti.


Situs : 
http://kiospancing.com
http://pembinanews.blogspot.com/2012/09/sekilas-tentang-mata-pancing.html
http://deathcoredn.blogspot.com/2012/04/teknik-memasang-umpan-yang-jitu.html

Menanam dan Memelihara Bonsai


Seperti barang seni pada umumnya sudah barang tentu pemiliknya menginginkan agar barang seni yang dimilikinya tetap kelihatan bersih, mengkilap indah dan menarik. Nah untuk itu, tentunya memerlukan pemeliharaan dan perawatan yang baik dan benar. Lain halnya dengan bonsai, bonsai juga merupakan barang seni tetapi yang membedakannya dengan barang seni yang lain adalah bonsai merupakan tanaman yang dapat tumbuh dan berkembang serti tanaman yang ada disekitar kita. Umumnya tanaman yang dapat dijadikan bonsai adalah tanaman pohon (berbatang kayu, bukan herba yang berbatang lunak) yang mudah dikerdilkan (dengan menghambat pertumbuhan akar menggunakan kawat, dan memangkas tajuknya).

Cara menanam Bonsai
Cara menanam

Peralatan yang harus Anda siapkan untuk menangani bonsai adalah gunting tanaman, mini rake for the mini container, kuas besar, gunting kabel, dan kawat untuk membentuk bonsai. Langkah selanjutnya adalah : mencari bibit bonsai yang ingin Anda tanam. Bibit bonsai harganya bervariasi, tergantung jenis apa yang akan Anda bonsai-kan. Umumnya tanaman yang dapat dijadikan bonsai adalah tanaman pohon (berbatang kayu, bukan herba yang berbatang lunak) yang mudah dikerdilkan (dengan menghambat pertumbuhan akar menggunakan kawat, dan memangkas tajuknya). Beberapa spesies yang populer di-bonsai-kan (misalnya Ficus sp.) memiliki karakteristik khusus seperti daun kecil atau daun seperti jarum (misalnya Pinus sp.) yang membuat mereka indah sebagai bonsai. Bibit bonsai jarang sekali dihasilkan dari perkembang biakan biji (generatif) melainkan ditumbuhkan secara vegetatif di nurseri-nurseri tanaman hias.

Bonsai itu sering kali memiliki penampakan yang terkesan tua dan kuno. Sedangkan, pertumbuhan dari biji hanya akan menghasilkan tunas baru yang tidak mampu memberikan kesan kuno tersebut. Oleh karena itu, bibit bonsai sering kali ditumbuhkan dari potongan tanaman yang telah dewasa dan cukup tua. Bibit bonsai pada nurseri tanaman hias biasanya sudah ditumbuhkan secara professional dari spesimen pilihan. Anda tinggal cermat-cermat memilih bibit mana yang kira-kira cukup baik untuk Anda tanam di rumah.

'Bon' dari kata bonsai berarti pot kotak. Oleh karena itu, pot-pot gerabah segi empat sangat ideal untuk menanam bonsai. Potnya tidak usah besar-besar, kecil saja, yang penting dapat menampung pohon bonsai Anda. Anda bisa mendapatkan pot-pot ini di toko tanaman hias atau toko-toko peralatan berkebun. Tinggal bilang "Pot bonsai satu, Pak" pada penjaga toko, mereka akan segera memberi anda banyak pilihan. Bonsai harus sering diganti medianya apalagi jika masih dalam masa pertumbuhan. Bonsai yang sudah dewasa dan cukup tua tidak perlu sering-sering diganti, cukup 2-3 tahun sekali. Penggantian media dilakukan dengan tujuan menghindari menempelnya akar pada pot secara permanen (yang akhirnya dapat merusak pot Anda) dan merangsang pertumbuhan akar makan yang banyak. Dengan penggantian media yang teratur Anda dapat menghemat lebih banyak kelembapan bagi bonsai kesayangan.

Tahapan sebelum bakal bonsai ditanam :
Membuang dahan-dahan yang tidak diperlukan. Mengurangi atau mengganti tanah yang bersal dari pembibitan. Mengurangi perakaran dan mensucihamakan. Sekedar mengingatkan, tanah dari pembibitan tidak sesuai dengan persyaratan untuk dipakai terus dalam pot bonsai sehingga harus sering dibuang. Sebagai langkah mensucihamakan, tanah didalam pot atau keranjang disiram insektisida dengan kepekjatan 0.005-0,1%. Lantas pot atau keranjang dibiarkan ditempat teduh selama 10-15 hari.Sewaktu memindahkan bakal bonsai dan memisahkan akar dari tanah hendaknya dikerjakan ditempat teduh, Untuk memudahkan pembuangan tanah, sebaiknya dibasahi dulu. Dengan menaggunakan pencungkil dari bambu, tanah bagian bawah dibuang dulu dengan diikuti pemangkasan akar yang sudah panjang. Sebelum bakal bonsai ditanam, pot harus sudah disiapkan termasuk pemberian lapisan kerikil dasarnya. Selanjutnya disiapkan pula media yang berupa campuran tanah liat 50%, pasir 20%, dan kompos 30%. Diatas lapisan kerikil tadi diberi media secukupnya untuk menancapkan bakal bonsai.

Media menanam bonsai biasanya merupakan campuran tanah sekam bakar, tanah pasir, dan kerikil. Medianya harus dapat menyerap kelembapan secara optimal karena bonsai butuh tingkat kelembapan tanah yang cukup tinggi. Media yang cukup terkenal di Jepang adalah akadama. Akadama merupakan tanah yang tersusun atas bulir-bulir yang besar dan tidak seperti bubuk. Akadama terbentuk akibat aktivitas vulkanik, kemudian tanah tersebut dibakar. Penggunaan akadama juga menambah nilai estetika bonsai Anda. Media lain yang cukup popular adalah kanuma, yakni media yang mengandung campuran batu apung di dalamnya. Kanuma cocok untuk digunakan jika Anda membonsaikan Azalea.

Langkah-langkah penanaman bonsai:
- Siapkan pot, media tanam, dan bakalan bonsai
- Kurangi akar bakalan bonsai agar sesuai dengan ukuran pot
- Masukkan sebagian media tanam ke dalam pot
- Tanam bakalan dengan posisi tanam yang pas
- Masukkan kembali media tanam untuk menguatkan posisi tanam tersebut, kemudian padatkan menggunakan ujung jari dan telapak tangan
- Rawat bonsai dengan baik

 

Setelah pot dan media tanahnya siap, maka tanamlah bakal bonsai tersebut diatas tanah dalam pot. Kemudian isi rongga antar akar-akar dengan tanah yang sama campurannya. Kalau bisa tanah-tanah tersebut dipadatkan dengan menggunkan kayu kecil. Setelah penempatan akar selesai, permukaan akar ditutup tanah hingga batas leher akar. Permukaan tanah bisa diratakan, namun seni kalau diatur agak landai dengan batang bonsai sebagai puncaknya. setelah ditanam siramlah bakal bonsai tersebut dengan menggunkan sprayer. Kalau bisa permukaan tanahnya diberi mos kering yang berfungsi sebagai mulsa.

Langkah selanjutnya membentuk kerangka dasar bonsai. Hal ini dapat dilakukan jika bakal bonsai tersebut sehat dan kokoh.
Caranya, dahan-dahan yang dianggap berlebihan dipangkas dengan gunting. Upayakan pangkasan tersebut tepat pada pangkalnya sehingga merata dengan permukaan batang.

Batang pokok dapat diatur demikian :

  1. Tegak lurus dengan dahan membentuk mahkota yang simetris.
  2. Berliku-liku namun menjulang keatas
  3. Miring hingga menggelantung
  4. Berbatang pokok lebih dari satu yang tumbuh dekat leher atau lebih tinggi.

Merubah bentuk dan arah tumbuhnya batang pokok serta dahan-dahan merupakan suatu paksaan. Ini pun sangat memakan waktu hingga bentuk dan arah yang dikehendaki tercapai. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan kawat kuningan, tali rafia, tang, gunting pangkas, gunting biasa, pisau kecil dan cellotape. Nah, kemudian lilitlah batang, cabang, atau ranting dengan kawat kuningan sesuai bentuk yang dikehendaki. Untuk mengarahkan cabang yang dililit tadi cukup ditarik dengan tali rafia.

 

Perawatan Bonsai
Kita sebagai pemilik atau hobiss tentu harus tahu dan mengerti bagaimana cara memelihara dan merawatnya, melakukan penyiraman, pemupukan, membersihkan dan menjauhkan serta membuang musuh-musuhnya, meletakkan bonsai pada tempat yang tepat agar kena sinar matahari, selain itu juga kita harus menyiapkan peralatan pendukung untuk membantu kita dalam merawat bonsai.

  1. Penyiraman ; agar bonsai tetap kelihatan segar bonsai harus disiram seperti biasa sekurang-kurangnya 2 x sehari pagi dan sore kecuali pada waktu musim hujan kita tidak perlu menyiramnya. Karena bonsai kita letakkan pada tempat yang terbuka (sesuai jenisnya) dan kena sinar matahari penuh serta angin secukupnya, tujuannya adalah agar supaya ada proses penguapan dan tidak terlalu basah. Pada waktu melakukan penyiraman harus kita pastikan bahwa air bekas penyiraman tadi harus mengalir keluar dari lubang bawah pot dan jangan sampai mengendap dalam pot tau ada penyumbatan. Untuk itu media tanam pada bagian dasar harus poros (tidak menampung air terlalu lama yng mengakibatkan pembusukan akar).
  2. Pemupukan ; untuk tetap dapat hidup bonsai harus dipelihara dengan baik, termasuk manambah asupan makanan atau diberikan makanan tambahan seperti pupuk secara teratur. Sebagai contoh penggemar-penggemar diluar negeri khususnya Jepang, memberikan makanan tamabahan untuk bonsai koleksinya yang dibuat dari tepung tulang, tahi ayam, bungkil kedelai dan lain-lain yang dirasa cocok. Karena sekarang teah banyak diproduksi pupuk majemuk buatan terutama yang mengandung unsur-unsur N (nitrogen), P (phosphopr) dan K (kalium), Pupuk ini boleh diberikan asal sesuai kebutuhan tanaman bonsai kita.
    Unsur N terdapat dalam pupuk urea untuk menyuburkan tanaman untuk pembentukan daun-daun.
    Unsur P diperlukan bonsai untuk pertumbuhan bunga atau untuk tanaman baru yang baru mulai tumbuh dan mulai berbunga.
    Unsur K terdapt kalium sulfat gunanya untuk menguatkan serabut-serabut tanaman sehingga tanaman menjadi kokoh
    Pemupukan diberikan 3 kali dalam setahun yakni berupa NPK 15-15-15 dengan dosis 25-50 gram/4 bulan. Lebih bagus lagi menambahakn pupuk kandang atau kompos dan bahan organik lain secukupnya.
  3. Pemotongan dan pemangkasan
    Pada prinsipnya, pemotongan dan pemangkasan dilakukan hingga lukanya rata dengan permukaan pangkal tumbuhannya. Pemotongan batang atau cabang yang kurang sehat atau pertumbuhannya jelek harus mempertimbangkan pertumbuhan cabang atau lainnya yang sehat. Pertumbuhan bisa diperbanyak dengan cara pemotongan akar mengarah ke samping.
  4. Pengawatan (pemasangan kawat)
    Bertujuan membentuk batang, cabang, dan ranting agar tumbuh sesuai dengan arah yang diinginkan. Pengawatan harus dilakukan dengan hati-hati. Jangan terlalu kencang, tetapi jangan terlalu longgar.
  5. Posisi bonsai di pot
    Posisi yang sempurna ditentukan oleh letak tanaman di pot yang digunakan. Posisi bonsai tergantung pada gaya yang digunakan. Jadi, bonsai tidak harus ditanam ditengah-tengah pot, di pot persegi panjang, lonjong, atau oval, atau pot memanjang, tanaman bisa diletakan dengan jarak sepertiga dari sisi pot.
  6. Menciptakan kesan tua
    Bonsai akan lebih bagus jika tanaman tersebut diberi kesan tua. Kesan tua ini biasanya ditandai dengan pertumbuhan cabang yang rata-rata merunduk ke bawah dan akar yang menjalar sampai permukaan tanah. 

    Proses Penuaan
    Manusia dilahirkan dalam keadaan lemah dan tidak berdaya (bayi), lalu tumbuh menjadi seorang anak kecil kemudian menjadi remaja dan tumbuh dewasa setelah itu memasuki usia tua lalu seterusnya. Tumbuh dari kecil, muda, lalu remaja setelah itu tua adalah sebuah proses, proses yang harus dilalui setiap manusia yang hidup, proses ini tidak bisa dihindari pasti terjadi pada setiap manusia. Orang bijak mengatakan "SETIAP YANG BERNYAWA PASTI AKAN MATI DAN KEMBALI PADA SANG PENCIPTA" .

    Di dalam dunia bonsai ada juga yang disebut dengan proses penuaan (ageing), proses ini bertujuan untuk memberikan kesan tua, sudah lama hidup bisa tampak dari akar-akarnya yang menjuntai tertanam ketanah, akarnya menonjol kepermukaan, batangnya yang lapuk seoalah dimakan usia. Bisa juga dengan menguliti sebagian batang agar terkesan mati sebelah. Mengeruk sebagian batang atau membuat rongga yang disebut juga uro dalam bahasa jepang. Semua yang dilakukan diatas adalah untuk memberikan kesan tua tetapi indah dipandang.

    Proses penuaan ini dilakukan juga dengan tidak meninggalkan kaidah-kaidah. Akar yang menonjol kepermukaan selain dipaksa tapi kelihatan oleh proses dan pengaruh alam. Begitu juga dahan yang mati dan lapuk serta berongga tampak kelihatan karena proses dimakan usia.

  7. Mengecilkan daun

    Selain memperpendek batang dan mengerdilkan ukuran bunga dan buahnya, para ahli bonsai dapat juga memperkecil ukuran daun. Untuk batas-batas tertentu memang bisa dilakukan, namun tidak seluruh jenis bonsai daunnya dapat dikecilkan seminimal mungkin. Banyak cara dilakukan pebonsai untuk mengecilkan daun pada tanaman bonsai, misalnya dengan membuang terus menerus daun pada pucuk ranting. Maka daun-daun baru akan berukuran lebih kecil lagi dari daun sebelumnya.
    Dalam memperkecil ukuran daun pada bonsai harus diperhatikan juga kondisi bonsai bersangkutan, apakah dalam keadaan sehat atau sakit. Apabila sehat maka pembuangan atau penggundulan seluruh daun bisa dilakukan. Namun 1 mingu atau 2 minggu sebelumnya tanaman harus diberikan pupuk daun terlebih dahulu untuk pembetukan daun-daun baru yaitu kandungan N-nya yang tinggi, penyiraman juga perlu dikurangi seminim-minimnya. Perlakuan ini akan menyebabkan ketidak seimbangan antara bagian-bagian pohon atas dan bagian bawah yaitu pertumbuhan akar dan dan daun. Apabila pertumbuhan daun berhenti maka penyiraman dilakukan seperti biasa lagi.

    Sebagian besar bonsai yang ada apabila dibandingkan dengan daunnya, bunga dan buah selalu tidak seimbang dangan pohonnya. Maka dari itu untuk sedikit menyeimbangkannya perlu dilakukan perngerdilan. Selain cara perngerdilan daun diatas kita lakukan juga secara terus menerus adalah memetik dan membuang ujung-ujung ranting daun muda agar daun yang tumbuh kemudian tetap berukuran kecil.

  8. Ganti Media dan Pangkas Akar
    Bonsai yang sehat dapat dilihat dari pertumbuhan akarnya, pertumbuhan akar tidak akan berhenti malah terus bertambah banyak dan panjang sehingga memenuhi pot. Hal ini dapat menyulitkan air yang akan meresap kedalam tanah karena terhalang oleh akar-akarnya. Mengganti media atau tanah pada tanaman bonsai harus selalu diiringi dengan memangkas akarnya juga.

    Mengganti media dan memangkas akar harus dilakukan secara berkala tergantung dari jenis, umur tanaman serta keadaan tanaman. Umumnya penggantian media ini dilakukan tiap 1 - 5 tahun dan diiringi juga dengan memangkas akar-akarnya. Pada tanaman ficus misalnya karena akar tanaman ini cepat sekali berkembang dan memanjang, akarnya dapat keluar dari lubang pot dibawahnya bahkan keluar dari dalam pot mejuntai kebawah menuju tanah dibawahnya.

Setelah beberapa bulan nampak bonsai terwujud, untuk melihat perkembangan dari bulan kebulan ,yang berfungsi mengetahui perubahan bonsai sehingga dapat dilakukan pemeliharaan yang lebih baik.


Sumber

http://tanaman.org/cara-menanam-bonsai_272.htm
http://id.berita.yahoo.com/tips-menanam-si-kerdil-bonsai-023000010.html
http://bonsaiyusufclub.blogspot.com/2009/08/menanam-dan-memelihara-bonsai.html 
http://raja-jempol.blogspot.com/2012/05/tata-cara-membuat-bonsai.html
http://bonsaiyusufclub.blogspot.com/2009/08/cara-berburu-bakal-bonsai.html

BILLFISH, IKAN PRIMADONA MANCING


Memancing dilaut memang memiliki kenikmatan dan tantangan tersendiri, karena ikan yang kita dapat bisa bermacam macam. Kegembiraan jika bisa Strike Billfish ( yaitu sejenis ikan yang berparuh ). Bahkan sudah ada turnamen laut dengan kategori " Juara Billfish ". Jenis ikan Billfish atau lebih dikenal dengan jenis ikan berparuh ini memang paling kuat melakukan perlawanan. Jenis ikan ini akan melakukan tarikan yang kuat dan terkadang melompat, menyelam hingga dasar bahkan jika tidak kuat dapat memutuskan joran anda. Dan jenis ikan Billfish ini umumnya sebagai jenis ikan predator sehingga tidak heran jika bobotnya bisa mencapai lebih dari 500 kg.

Untuk memberikan gambaran tentang jenis ikan Billfish maka pada postingan kali ini kami akan memberikan informasi yang jelas yang disertai dengan gambar ikan Billfish. Berikut penjelasan kami.

 

1. Ikan Pedang 

Nama Lain : Broadbill Swordfish, Broadie, Pez Espada
Jenis : Broadbill Swordfish, Broadie, Pez Espada
Ukuran : Biasanya mulai dari 50 Kg s/d diatas 500 Kg.
Rekor Dunia : 1,182 pounds

Karakter : Tidak seliar Marlin Biru, tetapi memiliki kekuatan setara dan bertarung dengan kasar yang mana kadang-kadang dapat juga melakukan lompatan spektakuler.

2. Marlin Hitam

Nama Lain : Black Marlin, White Marlin, Silver Marlin
Jenis : Makaira Indica
Ukuran : Perkiraan berat maximum 1.000 Kg
Rekor Dunia : 1,560 pounds

Karakter : Sangat kuat dan luar biasa cepat yang mana bukan hanya menguji pemancing dan pirantinya tetapi juga seluruh kru kapal. Berenang cepat dipermukaan, lalu menyelam di kedalaman yang dapat menyebabkan kenur putus karena hambatan air.

3. Marlin Biru

Nama Lain : Blue Marlin, Pacific Blue Marlin
Jenis : Makaira Mazara (Marlin Biru Pacific), Makaira Nigricans(Marlin Biru Atlantic)
Ukuran : Dapat mencapai berat 1.200 Kg lebih (Pacific)
Rekor Dunia : 1,402 pounds (Atlantic)

Karakter : Lebih kuat dari Marlin Hitam dan untuk menangkap Marlin Biru sangat pasti diperlukan kerja tim. Biasanya bertarung lebih dalam dibandingkan dengan Marlin Hitam atau Marlin Loreng.

4. Marlin Loreng

Nama Lain : Striped Marlin, Striper, Stripey
Jenis : Tetrapturus Audax
Ukuran : Diperkirakan berat maximum mencapai 250 Kg.
Rekor Dunia : 494 pounds

Karakter : Petarung yang kuat untuk piranti ringan Biasanya akan menari dipermukaan jika terpancing dan melakukan lompatan-lompatan spektakuler. Ketika pertama kali terpancing akan melompat beberapa kali, kemudian menyelam dikedalaman tanpa pernah muncul kembali. Ikan yang fantasis untuk dipancing dengan pancing cambuk (Fly fishing).

 

5. Marlin Kapak

Nama Lain : Hatchet Marlin
Jenis : Tetrapturus Sp.
Ukuran : Tidak diketahui, kemungkinan berkisar 100 Kg
Rekor Dunia : Tidak ada

Karakter : Sangat langka. Merupakan varian dari Marlin Putih, kemampuan bertarung sama dengan Marlin Putih.

6. Marlin Putih

Nama Lain : White Marlin, Spikefish, Agujo Blanco
Jenis : Tetrapturus Albidus
Ukuran : Berat maximum diperkirakan lebih dari 100 Kg
Rekor Dunia : 181 pounds

Karakter : Mungkin jenis ini merupakan jenis ikan berparuh yang paling senang berada di udara, tetapi juga dengan stamina yang baik.

7. Ikan Layaran

Nama Lain : Indo-Pacific Sailfish, Spindlebeak, Pez Vela
Jenis : Istiophorus Platypterus (Layaran Indo-Pacific), Istiophorus Albicans (Atlantic)
Ukuran : Berat maximum diperkirakan 120 Kg. (Layaran Indo-Pacific)
Rekor Dunia : 221 pounds (Layaran Indo-Pacific), 141 pounds (Layaran Altantic)

Karakter : Melakukan akrobatik dengan spektakuler dan lebih banyak berada di atas air ketika terpancing. Kecepatan yang luar biasa yang umumnya tidak bertarung dikedalaman. Merupakan primadona untuk piranti ringan dan mancing cambuk (Fly fishing).

8. Ikan Todak Berparuh Panjang

Nama Lain : Longbill Spearfish, Altantic Spearfish, Long-nose Spearfish
Jenis : Tetrapturus Pfleugeri
Ukuran : Berat maximum 50 Kg
Rekor Dunia : 94 pounds

Karakter : Sebagai ikan yang termasuk kecil dalam keluarga ikan berparuh, ikan ini sangat asyik dipancing dengan piranti ringan dalam mengantisipasi larinya yang secepat kilat dan juga akrobat yang dilakukannya.

9. Ikan Todak Mediteranian

Nama Lain : Mediterannean Spearfish
Jenis : Tetrapturus Belone
Ukuran : Berat maximum 50 Kg
Rekor Dunia : 90 pounds

Karakter : Sebagai ikan yang termasuk kecil dalam keluarga ikan berparuh, ikan ini sangat asyik dipancing dengan piranti ringan dalam mengantisipasi larinya yang secepat kilat dan juga akrobat yang dilakukannya.

10. Ikan Todak Berparuh Pendek

Nama Lain : Shortbill Spearfish, Altantic Spearfish
Jenis : Tetrapturus Angustirotris
Ukuran : Berat maximum 50 Kg
Rekor Dunia : None

Karakter : Sebagai ikan yang termasuk kecil dalam keluarga ikan berparuh, ikan ini sangat asyik dipancing dengan piranti ringan dalam mengantisipasi larinya yang secepat kilat dan juga akrobat yang dilakukannya.

 

Sumber ;
http://deathcoredn.blogspot.com/2012/04/nmi-gan-billfish-si-primadona-mancing.html

MANCING ALAM LIAR ATAU WILD FISHING


Wild Fishing atau lebih banyak disebut sebagai memancing dialam liar saat ini telah begitu menarik hati banyak kalangan, lebih lebih saat ini telah banyak siaran TV yang menampilkan fenomena Wild Fishing. Menurut pendapat banyak penggemar memancing yang mengatakan bahwa memancing di alam liar lebih banyak tantangan dan lebih mengasyikkan karena selain pemandangan yang indah dari alam juga tidak ada beban apabila tidak mendapatkan ikan. Dan apabila beruntung mendapatkan ikan maka ada kebanggaan tersendiri , apalagi jika bisa strike dengan frekuensi yang sering. Hal tersebut berbeda dengan memancing di kolam dalam suasana galatama maupun di pemancingan harian. Tingkat kejenuhannya lebih tinggi jika memancing di kolam, karena keterbatasan kolam dan jika di kolam pemancingan yang penuh dengan ikan maka selalu dapat ikan hal ini yang dinilai kurang menantang.

Alasan lainnya adalah dengan memancing di alam liar ( Wild Fishing ) segala ilmu dan keahlian harus bisa diandalkan, baik pengenalan mengenai umpan, ikan sasaran, piranti yang digunakan serta persiapan persiapan mental yang harus selalu terjaga, dibutuhkan kesabaran lebih jika memancing di alam liar karena kita hanya disuguhi oleh asumsi dan perkiraan perkiraan. Disisi ekonomi ternyata mancing dengan cara Wild Fishing lebih sedikit mengeluarkan uang ( lebih murah ) itu jika jarak tempat tinggal anda dengan lokasi tidak terlalu jauh, kalau menurut pengalaman kami justru biaya yang dikeluarkan lebih banyak di alam liar. Dengan catatan lokasi tempat tinggal anda jauh, dan jika harus menyewa perahu setidaknya Rp 300.000,- sampai Rp 900.000,- dikeluarkan untuk menyewa perahu. Itupun terkadang pulang dengan tangan hampa jika tidak musim ikan.

Banyak pilihan lokasi jika anda ingin memilih melakukan Wild Fishing yaitu hampir di setiap genangan air bisa dijadikan alternatif ; bisa di sungai, danau, laut, telaga, setu, bendungan, danau danau buatan dan lain lain. Yang pertama harus dipelajari adalah apakah di lokasi ada ikan atau tidak ? yaitu dengan bertanya pada penduduk sekitar. Dengan melakukan penelitian awal tersebut maka kita bisa menentukan jenis umpan karena dari informasi masyarakat sekitar kita bisa mengetahui ikan apa yang ada di lokasi. Jenis target ikan yang menjadi target buruan dalam kegiatan wild fishing bisa bermacam-macam tergantung dari wilayah / lokasi masing-masing dimana kita mancing. Yang paling sering ditemukan dalam wild fishing ini adalah jenis ikan : Ikan toman, hampala, gabus, sepat, lele, mujaer, wader hingga ikan cere dengan ukuran yang berbeda-beda tentunya.

Di bawah ini ada beberapa tips mancing Wild Fishing.

1. Umpan
Menentukan umpan apa yang kita gunakan adalah hal yang utama dalam kegiatan memancing, karena pemilihan jenis umpan yang tepat adalah salah satu penentu keberhasilan anda mendapatkan ikan sasaran. Bisanya untuk kegiatan Wild Fishing jenis umpan yang harus selalu disediakan adalah Jangkrik, cacing, roti, pelet, lumut ( air tawar maupun lumut tambak ), udang ( hidup atau mati ), daun singkong, dan daun daunan lainnya. Setidaknya jika anda melakukan Wild Fishing maka umpan umpan tersebut harus sudah anda persiapkan karena biasanya di lokasi tidak ada orang yang menjual umpan, tetapi anda bisa mendapatkan di pasar. Untuk itulah persiapan jenis umpan yang berneka warna harus anda bawa saat memancing di alam liar. Tambahan jenis umpan lainnya adalah umpan tiruan bisa anda gunakan ( umpan tiruan / lure ) sebagai variasi.

2. Pancing
Pemilihan jenis mata kail juga merupakan penentu keberhasilan kita, Pemilihan mata kail harus disesuaikan dengan jenis sasaran ikan yang akan kita pancing. Jika jenis ikan dengan mulut kecil maka mata kail juga harus kecil, demikian juga sebaliknya. Untuk itu diperlukan pengalaman dan ketrampilan dalam memancing di alam liar.

3. Senar
Menentukan jenis dan ukuran senar juga merupakan pilihan penting dalam memancing dengan Wild Fishing. Di alam liar ikan ikan tumbuh tanpa kontrol dari manusia, terkadang ikan ikan di lokasi adalah ikan Monster dengan ukuran yang besar, dan terkadang hanya ikan ikan kecil. Menurut kami pilih saja senar dengan ukuran kecil tetapi mempunyai kekuatan yang besar / tidak mudah putus. Karena sangat disayangkan jika kita sudah capek capek bertarung dengan ikan, ternyata ikan lepas karena senar tidak kuat menahan kekuatan ikan.

4. Pelampung
Pemilihan menggunakan pelampung atau tidak membutuhkan ketrampilan dan tiap tiap pemancing berbeda beda dalam menentukan pilihan memakai pelampung atau menggunakan teknik dasar ( tanpa pelampung ). Tetapi jika ingin mengetahui umpan kita dimakan atau tidak lebih baik menggunakan pelampung karena lebih mudah mengontrol. Jika dengan menggunakan pelampung kita cukup mengamati naik turunnya pelampung. Pelampung juga berfungsi untuk menjaga umpan tetap pada posisi pergerakan ikan, sehingga posisi umpan sesuai dengan lintasan ikan, yang memberikan peluang lebih besar umpan kita dimakan oleh ikan. Pilihan pelampung juga harus tepat jangan sampai terlalu berat pemberatnya sehingga pelampungnya ikut tenggelam.

5. Pemberat
Penggunaan pemberat timah ini dimaksudkan supaya umpan dapat cepat masuk ke air. Pilih timah lipat yang tipis atau timah daun, gunakan sedikit saja agar pelampung tidak ikut tenggelam.

6. Siap payung atau topi
Memancing di alam liar biasanya di tempat tempat terbuka yang panas.


Sumber :
http://deathcoredn.blogspot.com/2012/04/mancing-alam-liar-atau-wild-fishing.html